Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2013

ROOM 237 (2012)

Adaptasi The Shining yang dilakukan oleh Stanley Kubrick terhadap novel milik Stephen King memang sempat menjadi kontroversi dimana King sendiri kecewa dengan film tersebut karena Kubrick banyak melakukan perubahan yang menurutnya merusak esensi novelnya. Pada awal perilisannya pun tanggapan yang muncul tidak semuanya positif. Baru seiring berjalannya waktu banyak yang merubah pendapatnya akan

THE BLING RING (2013)

Kenapa The Bling Ring begitu ditunggu? Pertama ini adalah film terbaru Sofia Coppola yang rata-rata membuat film dalam jangka waktu tiga tahun sekali. Kedua adalah fakta bahwa ceritanya berbasis pada kisah nyata mengenai para remaja yang melakukan pencurian di rumah-rumah selebritis ternama. Sedangkan alasan ketiga adalah banyak orang menanti penampilan Emma Watson yang kabarnya akan bermain

PRISONERS (2013)

Dibuat oleh sutradara asal Kanada, Denis Villeneuve yang telah membuat banyak karya berkualitas termasuk Incendies yang mendapat nominasi Best Foreign Language Film di ajang Oscar tahun 2011, Prisoners juga memiliki jajaran ensemble cast yang sangat menarik. Dalam film ini ada Hugh Jackman, Jake Gyllenhaal, Viola Davis, Terrence Howard, Melissa Leo, Maria Bello, hingga Paul dano. Belum lagi

PEE MAK PHRA KHANONG (2013)

Bicara mengenai perfiilman horor di Thailand, nama Banjong Pisanthanakun memang sudah begitu melekat. Sutradara yang satu ini memang telah banyak membuat film-film horor yang hebatnya masing-masing film tersebut layak disebut sebagai film horor terbaik yang pernah dihasilkan Thailand mulai dari Shutter, Alone, hingga saat ia membuat masing-masing satu segmen dalam dua film Phobia. Bahkan

WE'RE THE MILLERS (2013)

Sudah selayaknya Jennifer Aniston dikenal sebagai "Ratu Komedi Romantis" setelah beberapa tahun terakhir film-film romcom yang ia bintangi selalu menuai kesuksesan finansial meski secara kualitas tidak bisa dibilang bagus. Namun memasuki tahun 2012 lalu, filmnya bersama Paul Rudd yang berjudul Wanderlust diluar dugaan flop meski mendapat respon yang tidak terlalu buruk dari kritikus. Apakah

DRINKING BUDDIES (2013)

Dari judulnya film ini nampak seperti satu dari sekian banyak komedi tentang pesta liar yang dipenuhi alkohol dan karakter-karakter yang melakukan hal gila saat mabuk. Tapi pada kenyataannya Drinking Buddies adalah dramedi munblecore yang akan dipenuhi banyak dialog-dialog menarik antara karakternya dan jauh dari gemerlap pesta pora meski akan ada banyak alkohol yang menemani obrolan yang

THIS IS THE END (2013)

  Duo Seth Rogen dan Evan Goldberg sudah banyak menghasilkan film-film komedi yang menuai sukses besar sebut saja Knocked Up, Superbad hingga Pineapple Express. Semuanya mendapat tanggapan yang cukup baik dari kritikus dan tentunya sukses besar secara komersil dimana ketiganya meraup pendapatan diatas $100 juta (bahkan Knocked Up melebihi $200 juta). Tentu saja film-film itu diisi dengan

DRAGON BALL Z: BATTLE OF GODS (2013)

Semenjak film Dragon Ball: The Path of Tower di tahun 1996 yang menjadi perayaan 10 tahun film Dragon Ball di layar lebar, belum ada lagi film yang mengangkat kisah petualangan Son Goku dan kawan-kawan ke dalam media film. Sampai akhirnya tahun ini atau 17 tahun semenjak film terakhirnya tersebut, dibuatlah lagi film Dragon Ball yang bisa dibilang cukup spesial dalam banyak aspek. Yang pertama

GRAVITY (2013)

Semenjak Children of Men sukses mempesona banyak penonton dengan kualitasnya meski gagal secara pendapatan, butuh waktu tujuh tahun bagi Alfonso Cuaron untuk merilis film lagi. Setelah melewati proses panjang selama lebih dari tiga tahun karena Cuaron merasa perlu menunggu perkembangan teknologi lebih jauh supaya visinya bisa tersalur dengan sempurna akhirnya Gravity pun dirilis. Beberapa nama

RUSH (2013)

Sebagai orang yang bukan merupakan pecinta Formula One, saya sama sekali belum pernah mendengar rivalitas yang terjadi antara James Hunt dan Nikki Lauda yang terjadi pada era 70-an. Hal yang sama terjadi sebelum saya menonton Senna, sebuah film dokumenter yang mengisahkan kehidupan Ayrton Senna termasuk rivalitas abadinya dengan Alain Prost. Kali ini giliran Ron Howard yang coba mengangkat