Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

SAVING MR. BANKS (2013)

Film Mary Poppins rilis tahun 1964 tepatnya dua tahun sebelum Walt Disney meninggal. Film musikal tersebut memang fenomenal. Dengan segala unsur keajaiban dari sosok Mary Poppins yang memberikan banyak harapan membuat banyak orang mencintai film tersebut. Akhirnya Mary Poppins sukses besar dengan mendapat pendapatan diatas $100 juta dari bujet yang hanya $6 juta. Filmnya pun mendapat 13

BLACK DYNAMITE (2009)

Pada era 70-an ada sebuah genre yang menjadi tren dan begitu menjamur di perfilman dunia termasuk Hollywood dengan mengusung nama blaxploitation. Dari namanya pun sudah terlihat bahwa genre tersebut erat kaitannya dengan kaum kulit hitam (singkatan dari black dan exploitation). Pada kenyataannya film-film blaxploitation memang dibuat oleh dan untuk kaum kulit hitam, namun pada era 70-an

TJOET NJA' DHIEN (1988)

Mungkin sampai sekarang Tjoet Nja' Dhien tetap menjadi sebuah ilm yang tidak pernah absen jika ada daftar film-film terbaik Indonesia sepanjang masa. Mari kita tengok prestasi film yang dibuat oleh Eros Djarot ini. Di dalam negeri, Tjoet Nja' Dhien berhasil meraih delapan piala di FFI termasuk film terbaik dan aktris terbaik untuk Christine Hakim. Film ini juga menjadi perwakilan Indonesia di

FULL METAL JACKET (1987)

Another Kubrick's movie...yang berarti akan identik dengan kegilaan, visi luar biasa jenius, perfeksionisme sang sutradara yang kental terasa hingga konten cerita yang menyiratkan kerapuhan manusia. Lagi-lagi Kubrick membawa itu semua dalam sebuah genre yang berbeda. Kali ini giliran kisah perang Vietnam yang ia angkat dalam sebuah adaptasi dari novel The Short-Timers karangan Gustav Harford.

AUGUST: OSAGE COUNTY (2013)

August: Osage County mempunyai naskah yang merupakan adaptasi dari sebuah pementasan teater berjudul sama karya Tracy Letts. Pementasannya yang pertama dilakukan pada Juni 2007 meraih kesuksesan bahkan memenangkan pulitzer hingga akhirnya diadaptasi menjadi film yang disutradarai oleh John Wells ini. Ada banyak hal yang menjadikan film adaptasi naskah teater menjadi menarik untuk ditonton.

THE DAY HE ARRIVES (2011)

The Day He Arrives adalah satu lagi film Hong Sang-soo yang berhasil menembus Cannes Film Festival dimana film ini diputar peradana di kategori Un Certain Regard pada tahun 2011 lalu. Kali ini Hong kembali membungkus filmnya dengan format hitam putih, format yang bukan pertama kali ia gunakan karena dalam film  Virgin Stripped Bare by Her Bachelors yang rilis tahun 2000 pun Hong memakai format

GIE (2005)

Nama Soe Hok Gie akan selalu dikenal sebagai sosok aktifis mahasiswa, ikon perlawanan terhadap orde lama yang sangat kritis dan vokal, serta tentunya sebagai pencetus berdirinya Mapala UI yang bisa dibilang merupakan pionir berdiri komunitas-komunitas mahasiswa pecinta alam lainnya di seluruh Indonesia. Film Gie yang dibuat oleh duet maut Riri Riza (sutradara & penulis naskah) dan Mira

LONE SURVIVOR (2013)

Konflik militer di Afghanistan yang berlangsung dari tahun 2001 dan belum juga usai hingga sekarang. Selama lebih dari satu dekade sudah puluhan bahkan mungkin ratusan ribu nyawa yang menjadi korban peperangan tersebut. Salah satu kisah tragis nan heroik yang muncul dalam peperangan tersebut adalah sebuah kisah mengenai Operation Red Wings. Operasi itu adalah sebuah operasi yang dijalankan

BLUE VELVET (1986)

"She wore blue velvet...Bluer than velvet was the night...Softer than satin was the light...From the stars..." Itu adalah cuplikan lirik lagu dari Blue Velvet yang dinyanyikan pertama kali oleh The Clovers pada tahun 1954 dan baru-baru ini dinyanyikan lagi oleh Lana Del Rey. Berulang kali mendengarkan lagu tersebut sembari berusaha mencerna liriknya perlahan saya pun mulai terhanyut dalam

NEW WORLD (2013)

  Ada tiga alasan utama saya tertarik menonton film ini. Pertama, filmnya disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Park Hoon-jung yang merupakan penulis naskah dari I Saw the Devil yang merupakan salah satu film favorit saya. Kedua karena film ini berfokus pada dunia gangster, dimana film Korea dengan tema serupa yang terakhir saya tonton adalah Nameless Gangster yang masuk sebagai salah satu

LOST HIGHWAY (1997)

Jalan cerita absurd yang tidak masuk akal, atmosfer kelam lengkap dengan iringan musik atmosferik yang menghantui, karakter-karakter sinting yang baik dari luar ataupun dalam tidaklah terasa seperti manusia, rangkaian adegan creepy bahkan disturbing yang bagaikan mimpi buruk. Disaat semua itu berpadu menjadi satu dibalik sebuah gorden merah misterius, maka saya tahu saya sedang berada dalam

THE MAN WHO WASN'T THERE (2001)

Satu lagi film dari Coen Brothers yang mengangkat tema crime sebagai fokus utamanya. Sekedar informasi, dalam The Man Who Wasn't There Joel Coen masih mendapat kredit penyutradaraan sendirian karen baru pada tahun 2003 Directors Guild of America memperbolehkan sebuah film memberi kredit penyutradaraan pada dua orang atau duet. Sehingga dari debut mereka di tahun 1984 dalam Blood Simple sampai

BLUE IS THE WARMEST COLOR (2013)

Diadaptasi dari novel grafis berjudul sama karangan Julie Maroh, Blue is the Warmest Color adalah film yang tidak hanya berhasil meraih Palme d'Or pada ajang Cannes Film Festival tahun lalu namun juga berhasil mengguncang dengan kontroversi yang muncul karena konten seksualnya yang sangat vulgar. Selain karena kemenangannya di Cannes film ini memang banyak dibicarakan karena adegan seks

FINDING SRIMULAT (2013)

Meskipun bukan termasuk orang yang memuja Srimulat, harus diakui grup lawak yang berdiri tahun 1951 ini turut mengisi masa kecil saya dulu. Saya teringat sering menghabiskan waktu menonton "Aneka Ria Srimulat"di salah satu stasiun televisi swasta. Sayangnya acara tersebut harus berakhir pada tahun 2003 seiring dengan mulai munculnya hiburan-hiburan lain di televisi dan guyonan Srimulat sendiri

IN ANOTHER COUNTRY (2012)

Setelah dibuat terpukau oleh Nobody's Daughter Haewoon saya pun tertarik untuk menonton karya-karya lain dari Hong Sang-soo. Pilihan jatuh kepada In Another Country yang sempat berkompetisi memperebutkan Palme d'Or di ajang Cannes Film Festival tahun 2012 lalu. Pada saat itu ada dua film dari Korea yang berhasil berkompetisi disana yakni In Another Country dan The Taste of Money milik Im

THE WOLF OF WALL STREET (2013)

Jadi ini dia kolaborasi kelima antara Martin Scorsese dan Leonardo DiCaprio yang terakhir kali berduet di tahun 2010 lalu dalam Shutter Island. Kali ini mereka kembali dalam adaptasi memoir milik Jordan Belfort yang berjudul sama. Jordan Belfort sendiri adalah mantan pialang saham sukses yang dijuluki The Wolf of Wall Street dan kini dikenal sebagai seorang motivator. DiCaprio yang memerankan

THE SECRET LIFE OF WALTER MITTY (2013)

Pamor Ben Stiller sebagai seorang aktor komedi memang tengah meredup dimana terakhir kali filmnya meraih kesuksesan adalah tdi tahun 2011 lalu dalam The Heist. Namun mungkin banyak yang lupa bahwa komedian satu ini punya bakat lain diluar komedian. Dia membuktikan bahwa dia bisa berakting dengan baik seperti dalam Greenberg. Namun bakatnya yang satu lagi adalah menjadi seorang sutradara dimana

BLUE JASMINE (2013)

Woody Allen jelas merupakan salah satu sutradara terbaik sekaligus paling produktif di Hollywood. Namun jika menilik karyanya akhir-akhir ini, sangat terasa bagaimana fluktuatifnya kualitas film yang ia hasilkan. Sebagai contoh setelah tahun 2011 ada Midnight in Paris yang sangat bagus bahkan berhasil memenangkan Oscar bagi naskah yang ia tulis, Woody Allen membuat To Rome With Love di tahun

MODERN TIMES (1936)

  Charlie Chaplin masih tetap kukuh membuat film bisu meskipun semenjak 1929 film suara mulai mengambil alih. Tapi karyanya terbukti masih berkualitas seperti yang ia buktikan dalam City Lights yang rilis tahun 1931 dan menjadi salah satu karya terbaik Chaplin diantara karya-karyanya yang selalu masuk deretan komedi sepanjang masa. Bagi saya sendiri yang bukan termasuk penyuka komedi slapstick

BELENGGU (2013)

Bagi yang sudah pernah menonton film-film garapan Upi Avianto pasti familiar bahwa sutradara yang satu ini gemar membuat film-film yang bisa dibilang stylish seperti Realita, Cinta dan Rock'n Roll, Radit dan Jani sampai Serigala Terakhir terlepas dari apakah style tersebut substansial dan terasa pas ataukah hanya tempelan belaka dan kadang terasa menggelikan. Tapi dari deretan filmnya saya

AMERICAN HUSTLE (2013)

  David O. Russell memang akhir-akhir ini tengah rajin merilis film dan film-filmnya tersebut selalu dicintai oleh juri Oscar. Mulai dari The Fighter sampai Silver Linings Playbook semuanya meraih keberhasilan di Oscar dimana masing-masing mendapat enam dan delapan nominasi termasuk di kategori Best Picture. Hal yang sama juga nampaknya akan diraih oleh film terbarunya ini, American Hustle.

ENOUGH SAID (2013)

Film yang disutradarai sekaligus ditulis naskahnya oleh Nicole Holofcener ini merupakan salah satu film "kecil" yang berhasil menjadi kejutan di tahun 2013 lalu. Enough Said berhasil meraih keuntungan yang cukup besar ($20 juta dari bujet yang hanya $8 juta) serta mendapat tanggapan sangat positif dari para kritikus. Bahkan film ini juga berhasil mendapat nominasi di berbagai ajang penghargaan

THE SPECTACULAR NOW (2013)

Satu lagi film bertemakan coming-of age di tahun 2013 setelah The Way Way Back  dan The Kings of Summer berasal dari James Ponsoldt yang sebelumnya menyuguhkan pada kita drama tentang alkoholik dalam Smashed di tahun 2012 lalu. Dalam The Spectacular Now, Ponsoldt membawa kembali Mary Elizabeth Winstead yang menjadi aktris utama dalam Smashed, namun kali ini Elizabeth Winstead hanya menjadi

12 YEARS A SLAVE (2013)

Meminggirkan Shame serta Michael Fassbender dari ajang Oscar tahun lalu jelas merupakan hal yang harusnya membuat para juri Oscar malu. Sebuah karya luar biasa Steve McQueen yang diisi studi mendalam tentang pria dengan satyriasis yang diisi penampilan memikat Michael Fassbender itu nyatanya tidak dilirik oleh mereka. Mungkin karena tema filmnya yang terlalu kontroversial dan vulgar? Saya

NOBODY'S DAUGHTER HAEWON (2013)

Selain Kim Ki-duk yang merupakan sutradara favorit saya (ranking filmnya bisa dilihat disini) ada beberapa sutradara asal Korea Selatan yang dikenal sebagai langganan festival-festival film macam Venice hingga Cannes, salah satunya adalah Hong Sang-soo. Sama seperti Kim Ki-duk, film-film karya Hong Sang-soo merupakan film arthouse yang tidak bersahabat dengan penonton mainstream, kurang

PARANORMAL ACTIVITY: THE MARKED ONES (2014)

Setelah absen di tahun 2013 akhirnya franchise Paranormal Activity kembali muncul bukan dengan sekuel murni melainkan sebuah latino spin-off dengan tajuk The Marked Ones. Film ini sendiri sejatinya akan dirilis pada Oktober 2013 namun diundur sampai Januari 2014 sehingga menciptakan rehat setahun bagi franchise ini. Apakah pengunduran ini merupakan strategi supaya penonton tidak bosan dengan

THE HOBBIT: THE DESOLATION OF SMAUG (2013)

Saya termasuk kurang puas dengan film pertama The Hobbit yang terasa seperti petualanagn fantasi ringan untuk anak-anak lengkap dengan klimaks yang kurang menggigit. Yah faktanya memang novel The Hobbit ditulis oleh J.R.R. Tolkien dengan tujuan membuat novel yang ringan yang bisa dinikmati oleh anak-anak, berbeda dengan The Lord of the Rings yang lebih kompleks dan kelam. Tapi biar

THE PAST (2013)

Asghar Farhadi sempat menjadi fenomena pada tahun 2012 lalu saat A Separation karyanya mendapat respon positif dari banyak pihak. Film tersebut berhasil meraih kemenangan mudah di ajang Oscar dalam kategori Best Foreign Language Film. Itu adalah kemenangan Oscar pertama bagi perfilman Iran. Bahkan naskah yang ditulis sendiri oleh Asghar Farhadi mendapat nominasi untuk naskah asli terbaik meski

JACKASS PRESENTS: BAD GRANDPA (2013)

Johnny Knoxville kembali melakukan aksi stunt gila, jorok dan seenaknya setelah terakhir bersama geng sinting Jackass-nya beraksi tahun 2010 lewat Jackass 3-D yang luar biasa menghibur itu. Bagi saya Jackass 3-D adalah puncak pencapaian film Jackass jika dibandingkan dua film pendahulunya dengan kegilaan yang berlipat ganda ditambah efek 3 dimensi yang memanjakan mata. Tapi kali ini Johnny

ALL IS LOST (2013)

Lewat film ini nama Robert Redford digadang-gadang bisa meraih kemenangan Oscar pertamanya setelah lebih dari 50 tahun berkarir sebagai aktor. Banyak pihak yang menyayangkan Academy yang kurang melirik performa Redford selama ini dimana sejauh ini baru satu nominasi Oscar yang ia dapat, itupun sudah 40 tahun lalu lewat The Sting. Dalam All is Lost yang merupakan film kedua dari J.C. Chandor (

STRANGE CIRCUS (2005)

Karya-karya Sion Sono selalu berhasil memukau saya dengan perpaduan antara studi karakter yang kelam dengan kebrutalan lewat berbagai adegan sadis penuh darah. Saya paling menyukai Suicide Club dan Noriko's Dinner Table yang saling bersambung dan menciptakan rangkaian misteri dengan kerumitan luar biasa. Berbagai kegilaan tersebut sama sekali tidak mengendur dalam Strange Circus ini bahkan

BARRY LYNDON (1975)

  Film apa yang menjadi masterpiece seorang Stanley Kubrick? Mudah saja menyebut semua filmnya luar biasa, tapi film-film seperti 2001: A Space Odyssey, Dr. Strangelove sampai A Clockwork Orange pasti akan muncul dalam deretan film terbaik sepanjang masa atau favorit orang-orang dari deretan film Stanley Kubrick. Bahkan The Shining yang diawal perilisannya mendapat banyak kritikan kini dianggap

TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJK (2013)

Akhir tahun 2013 serasa "pengulangan" akhir tahun 2012 dimana ada dua film lokal unggulan yang rilis. Jika di tahun 2012 ada biopic Habibie & Ainun maka 2013 punya Hanung dengan biopic Soekarno.  Kemudian ada adaptasi novel best seller 5 CM yang juga mendulang sukses. Untuk film adaptasi novel, maka akhir tahun 2013 mempunyai Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk yang merupakan adaptasi novel karya

TOP 10 FILMS OF 2013

Jumlah film yang saya tonton di tahun 2013 kembali menurun dibandingkan tahun 2012. Padahal tahun 2012 sendiri jumlahnya sudah lebih sedikit daripada tahun 2011. Berbagai kesibukan seperti pementasan dan membuat film kecil-kecilan memang sedikit menyita waktu menonton. Belum lagi kocek yang makin menipis membuat saya tahun ini banyak melewatkan film-film yang dirilis di bioskop. Tapi tahun 2013

THE GREAT BEAUTY (2013)

  Film yang mempunyai judul Italia La Grande Bellezza ini adalah karya terbaru Paolo Sorrentino yang terkenal lewat film-filmnya seperti Il Divo hingga This Must Be the Place yang dibintangi oleh Sean Penn. The Great Beauty sendiri merupakan film perwakilan Italia di ajang Oscar tahun 2014 ini dan berhasil menembus list bulan Januari sebelum nanti akan dipilih nominasi final. Film yang

YOU'RE NEXT (2011)

Sesungguhnya film buatan sutradara Adam Wingard (V/H/S & V/H/S 2) sudah dirilis pada ajang Toronto Film Festival pada segmen Midnight Madness pada tahun 2011 lalu bersamaan dengan The Raid. Namun baru dua tahun kemudian film ini dirilis secara luas termasuk ke Indonesia oleh Gareth Evans yang begitu menyukai film ini. Sekilas nampak tidak ada yang spesial dari You're Next yang mengangkat tema